Kenali Karakter Anggrek Berdasarkan Habitat Aslinya

Anggrek 24 Nov 2021

Anggrek adalah bunga dengan spesies terbanyak yang tersebar di berbagai macam habitat. Untuk kalian yang membudidayakan tanaman ini ada baiknya mengenali habitat asli tanaman kalian agar mudah untuk menentukan perawatan yang paling tepat. Misalnya ada spesies anggrek yang menyukai sinar matahari penuh, namun ada juga yang tumbuh baik jika diberi naungan. Ada anggrek yang tumbuh baik pada humus namun ada juga yang hidup di batuan. Simak yuk karakter anggrek berdasarkan tempat hidup aslinya.

Anggrek Epifit

Anggrek Vanda

Anggrek epifit merupakan anggrek yang hidup menempel pada batang pohon. Jenis anggrek ini memiliki daun yang lebar dan tipis. Akar tanaman menjuntai ke udara serta akar yang menempel pada batang pohon. Contoh anggrek epifit antara lain Vanda, Dendrobium, Phalaenopsis, Cattleya, dan Coelogyne. Pada habitat aslinya, anggrek epifit hanya mengandalkan air dari hujan. Mereka bahkan dapat bertahan hidup tanpa air pada musim kemarau. Jika kalian tertarik menanam anggrek jenis ini, pastikan tidak menyiram terlalu banyak.

Anggrek Terestik

Anggrek Paphiopedilum haynaldianum

Anggrek terestik merupakan anggrek yang hidup di permukaan tanah. Ada dua jenis anggrek terestik yaitu anggrek terestik murni yang selurun bagia akar berada di dalam tanah dan anggrek berumbi semu yang sebagian akarnya terlihat di permukaan tanah. Jika menanam anggrek jenis ini kalian bisa menggunakan humus sebagai pengganti tanah. Contoh anggrek terestik antara lain Arachnis, Paphiopedilum, dan Spathoglottis. Pada habitat aslinya anggrek jenis ini hanya membutuhkan sedikit cahaya matahari.

Anggrek Saprofit

Anggrek Galeola septentrionalis

Anggrek saprofit merupakan anggrek yang hidup pada humus atau material organik yang telah terurai. Anggrek jenis ini tidak memiliki daun maupun klorofil. Jenis anggrek ini termasuk cukup sulit ditemui. Di habitat aslinya anggrek saprofit mendapatkan sedikit sekali cahaya matahari. Contoh anggrek saprofit antara lain Epipogium, Lecanorchis, Gastrodia, dan Galeola.

Anggrek Litofit

Anggrek Dendrobium kingianum 

Anggrek litofit adalah anggrek yang hidup pada bebatuan (sekilas mirip dengan saprofit, tapi media tumbuhnya lebih keras). Anggrek jenis ini sangat tahan dengan sinar matahari penuh. Contoh anggrek litofit antara lain Paphiopedilum sanderianum dan Dendrobium kingianum.

Anggrek Amoebofit

Anggrek Nervilia

Anggrek amoebofit merupakan anggrek yang unik karena terkadang ketika dijumpai hanya berupa daun dan umbi yang berapa di dalam tanah. Bunga akan tumbuh dari umbi setelah daun gugur. Setelah bunga gugur, anggrek akan mengalami fase istirahat. Anggrek amoebofit akan menghasilkan umbi, daun, dan bunga yang baru setelah mendapatkan air. Contoh anggrek amoebofit adalah Nervilia.

Nah, itu tadi sifat-sifat anggrek berdasarkan habitat aslinya. Usahakan lingkungan budidaya dibuat semirip mungkin dengan habitat asli agar tanaman bisa tumbuh dengan optimal.

Tag

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.